| oleh Bangkit1976
Jakarta – Bank Indonesia melaporkan masuknya modal asing bersih sebesar Rp 5,20 triliun ke pasar keuangan domestik selama pekan kedua Juni (10–12 Juni 2025). Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia 1.
🎯 Rincian Pergerakan Modal Asing
- Pasar Surat Berharga Negara (SBN): Bersih masuk Rp 5,08 triliun
- Pasar saham domestik: Bersih masuk Rp 0,83 triliun
- Sekuritas Rupiah BI (SRBI): Keluar bersih Rp 0,71 triliun, sehingga total bersih Rp 5,20 triliun 2.
Interpretasi dan Dampaknya
Aliran masuk modal asing ini mendorong penurunan credit default swap (CDS) Indonesia 5‑tahun dari 75,9 bps ke 73,5 bps, serta menurunkan yield SBN tenor 10 tahun sedikit ke kisaran 6,66 % 3. Kondisi ini mencerminkan sentimen positif meski mata uang rupiah sempat melemah.
🔍 Apa Artinya Bagi Ekonomi RI?
1. Menambah kepercayaan terhadap stabilitas makro ekonomi 2. Menurunkan biaya pinjaman negara dan lembaga 3. Memfasilitasi penurunan suku bunga korporasi jika tren berlanjut
Bank Indonesia menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga momentum ini 4.
👀 Pantauan Ke Depan
Meski aliran modal positif, investor tetap waspadai dinamika global seperti inflasi dunia, suku bunga AS, dan situasi geopolitik. Keberlanjutan aliran ini akan bergantung pada kondisi eksternal dan iklim investasi domestik.
